- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
We are almost at the end of 2021.
Wow, time flew so fast.
Wow, time flew so fast.
So, I wanna tell you now that I've finished my college. Congratulations to me! I did it well!
Banyak hal terjadi selama tahun 2020 hingga tahun 2021, walau aku akui aku tidak terlalu ingat semua hal yang sudah kulewati. Semuanya terasa seperti berlalu begitu cepat, tak menyisakan kesan yang terlalu berarti. Tapi, akan kucoba untuk sedikit mengisahkan apa yang terjadi 2 tahun terakhir ini pada hidupku.
Mari mulai dari awal tahun 2020, virus corona mulai menyerang dunia. Wah, sejujurnya aku sama sekali tidak pernah berpikir bahwa akan hidup di masa dimana terdapat sebuah penyakit yang menjangkit hampir mungkin sudah seluruh negara di dunia ini. Kukira hanya berlangsung sebentar, dan ternyata hampir 2 tahun berlangsung virus tersebut masih ada. Wah, sepertinya ini akan jadi kisah sejarah baru di masa depan yang nantinya akan menjadi salah satu kisah di salah satu mata pelajaran di sekolah.
3 bulan setelah virus ini dikonfirmasi mulai menjangkit masyarakat Indonesia, setiap kampus di Indonesia mulai menetapkan peraturan tidak belajar secara langsung di kampus, namun belajar secara online (daring) dari rumah masing-masing. Dan ya, aku pulang ke rumah. Kukira sebentar, ternyata aku tetap di rumah hingga wisuda pun di rumah. Ah padahal sejujurnya, jika aku wisuda di kampus, ada sedikit hal indah yang kuharapkan akan terjadi. Namun ternyata, tak bisa terwujud untuk saat ini. Tak apa, aku orang yang penyabar.
Kulewati hari-hari ku belajar dari rumah, ujian di rumah, presentasi di rumah, kerja kelompok melalui video conference, bimbingan, dan wisuda pun dari rumah. Wah, padahal aku hanya merencakan kuliah sekali saja, merasakan wisuda yang cukup meriah dan indah sekali saja. Tapi ternyata, wisuda ku tidak berlangsung seindah itu. Mungkin aku perlu menyiapkan rencana untuk kuliah lagi beberapa tahun ke depan. Sehingga aku bisa merasakan wisuda yang sebenar-benarnya, yang lebih terasa nyata dilakukan. Walau kusadari, kuliah begitu melelahkan dan membingungkan bagiku.
Memasuki 2021, tetap corona, tetap di rumah. Aku mulai menyiapkan skripsi ku. Tapi, sebenarnya diawali dengan proposal terlebih dahulu. Kebingungan mencari topik, karena jujur saja, kadang aku pun bingung sendiri dengan apa yang sudah kupelajari selama kuliah. Sesaat aku memahaminya, tapi setelah segala ujian tentangnya terlewati, setelah aku mendapatkan nilai yang kuinginkan, ya sudah, aku akan melupakannya dengan sendirinya, perlahan-lahan (this is really a bad habbit, don't try it guys, just don't). Selain bingung mencari topik skripsi, aku juga bingung mencari dosen pembimbing. Aku bahkan sampai 3 kali berganti dosen pembimbing, bahkan seminggu sebelum aku seminar proposal aku masih ganti dosen pembimbing, menyedihkan memang. Untung saja proposalnya tidak disuruh ganti. Kalau harus ganti juga, sepertinya aku tidak bisa membayangkan akan bagaimana jadinya diriku. Dan akhirnya, aku bisa melewati segala hal tentang skripsiku cukup lancar dan cukup baik. Menurutku, skripsiku sangatlah biasa dan tak bisa dibanggakan. Bahkan aku sedikit malu jika itu harus dibaca oleh orang lain. Tapi, yasudahlah, aku sudah berusaha sebaik mungkin. Karena skripsi yang baik adalah skripsi yang dapat diselesaikan tepat waktu oleh si penulis.
Begitu banyak up and down yang kulalui selama tahun 2020 hingga 2021. Mulai dari masalah kuliah, rumah, pasangan, teman, dan sebagainya. Begitu menyesakkan. Tapi, thanks God, aku bisa melewatinya. Ya walau ditambah dengan kekuatan 'pura-pura baik-baik saja' 'tidak apa-apa, semua pasti terlewati' 'ini hidup, kalau tidak susah tidak hidup namanya', semuanya membantuku bertahan melewati segala yang terjadi.
Siap kuliah, bukan berarti ya enak. Oh jelas tidak enak. Tidak memiliki suatu pekerjaan yang dilakukan secara monoton, tidak memiliki sesuatu hal yang punya 'deadline' cukup membuatku merasa bosan sekali selama berbulan-bulan. Hidup monoton dan punya deadline, menurutku lebih baik daripada tidak memilikinya sama sekali. Rasanya hidup ini terlalu begitu saja, tidak ada yang bisa dikeluhkan, tidak ada yang membuat pikiran berat, tidak ada yang membuat aku sibuk, terlalu tidak enak.
But I know, there will be a great thing for me from God. But I don't know when.
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Komentar
Posting Komentar