Pulang

Senja hampir berakhir 
Sang rembulan mulai menyapa 
Bersama sang bintang yang menyusul dijajarannya
365 hari tanpamu hampir memuakkanku
Tenggelam dalam rindu ingin berjumpa 
Hampir membuatku sulit meraih daratan kembali
Segelas kopi menemaniku dalam pangkuan sang kursi teras 
Berikut suara alam yang ikut bernyanyi meriahkan gelapnya malam
Dingin yang mulai menusuk tak mampu menggetarkan jiwa
Terlarut dalam khayalku akan setiap kisah yang telah lalu
Tak jauh pandangku imajinasi mulai menggambar kedatanganmu
Dalam gelap kau melambai bersama senyum yang selalu kurindu
Perlahan mendekat hingga tepat di depan mata 
Sautan hai nan merdu menghentikan nyanyian alam
Membangkitkanku dari alam bawah sadarku 
Mata yang saling memandang, dalam diam, penuh rindu, penuh haru
Sepasang tangan menarikku dalam sebuah dekap hangat
Begitu nyaman, begitu kunantikan
Perlahan terdengan bisik merdu memenuhi pendengaranku
Aku pulang, katamu padaku
Tergetar raga, ingin mendekap lebih erat

Komentar