Ternyata...


Ah, ternyata begini rasanya
Rasa ketika kau sedang bahagia, namun tanpa aba-aba kau dijatuhkan hingga penuh luka
Dibalik senyum yang terukir dengan manis kala itu, ternyata ada begitu banyak makna menyakitkan yang disembunyikan
Ah, aku tak pernah mengira semua akan seperti ini
Mungkin memang benar bahwa semua yang manis diawal, belum tentu berakhir dengan manis 
Seperti pemanis buatan pada permen, awalnya kau merasa begitu manis
Namun akhirnya, sekumpulan pahit tertinggal memenuhi setiap sudut ruang dimulut
Aku mengira, bahwa kau akan mampu untuk lebih baik daripada yang selama ini terlihat
Dan ternyata, kau tidak terlihat lebih baik tapi sedikit lebih buruk  atau mungkin memang sangat buruk
Sejauh ini, ribuan jarak telah menjadi jembatan pemisah antara kau dan aku
Dan selama jembatan itu ada, aku disini, ditempatku berada berusaha keras menimbun setiap rindu yang tumbuh
Malangnya aku, rinduku yang telah tertimbun begitu tinggi, tidak terbalaskan sebuah sambut darimu
Kau sama sekali tidak membantuku dalam hal mengurangi timbunan rindu itu
Yang terjadi malah hal sebaliknya yang tak pernah terpikirku
Kakimu memang melangkah kepadaku kala itu, namun bukan untuk menghilangkan timbunan rinduku
Kau datang padaku malah untuk menghancurkan segalanya
Kau menghentikan segalanya yang pernah kita mulai
Tanpa alasan yang jelas, kau berhenti, dan pergi  
Mulanya semua terasa begitu membingungkan bagiku, begitu abu-abu
Kurenungkan, kupikirkan, apa yang salah? Ada apa sebenarnya? 
Ah, hingga akhirnya aku menyadari, percuma saja aku sibuk memikirkan mengapa
Percuma saja aku sibuk menghabiskan hari-hariku untuk mencari sebuah alasan, yang kukira mungkin bisa membuat keputusan mu sedikit berubah 
Sementara kau, hanya diam saja tanpa melakukan apapun, menganggap semuanya memang sudah usai, tanpa perlu penjelasan apapun lagi
Kusadari, mungkin memang sudah tidak ada apapun lagi yang harus kita usahakan untuk mengubah akhir cerita kita ini
Kupahami, memang inilah akhir yang harus terjadi
Kau dan aku memang harus berhenti sampai disini, tanpa perlu ada perpanjangan waktu lagi
Kau dan aku memang hanya sampai disini cerita kita

Komentar